Perkuat Sinergi Pertanian Organik, Pemkab Bondowoso dan UMM Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Inovasi untuk Peningkatan Ekonomi Lokal
Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menggelar Sarasehan Sinergi Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian Organik untuk Peningkatan Ekonomi Lokal. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, akademisi, petani, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun sistem pertanian organik yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Sarasehan ini menjadi ruang dialog yang konstruktif untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta strategi dalam mengembangkan pertanian organik sebagai salah satu solusi menghadapi tantangan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi lintas sektor, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas, menjaga kelestarian lingkungan, dan memperkuat daya saing produk pertanian lokal.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Bondowoso dan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kesepakatan tersebut menjadi landasan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inovasi, serta pemberdayaan potensi daerah yang mendukung pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama UMM berkomitmen untuk mendorong pengembangan teknologi pertanian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penerapan hasil riset yang dapat diimplementasikan langsung oleh masyarakat. Pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi diharapkan mampu mempercepat transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi tinggi.
Penguatan pertanian organik juga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas akses pasar, serta menciptakan peluang usaha baru yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Bondowoso memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengembangan pertanian organik yang berkelanjutan.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso akan terus mendukung berbagai program kolaboratif yang mendorong inovasi, memperkuat kelembagaan petani, serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk pertanian lokal sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh.
🌱 Bersama memperkuat sinergi, membangun pertanian organik yang maju, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta mewujudkan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Bondowoso.
Indeks Kepuasan Masyarakat
Terima kasih atas penilaian yang telah anda berikan selama tahun 2025, masukan anda sangat bermanfaat agar DINAS PERTANIAN DAN PERTAHANAN PANGAN
terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat