Sinergi Kopi dan Kelestarian: Petani Kecamatan Ijen Pelajari Pengelolaan Limbah dan Penguatan Tani
BONDOWOSO – Pengelolaan kopi tidak berhenti pada menghasilkan biji berkualitas. Limbah kopi juga memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan dan diolah menjadi produk bernilai guna, baik sebagai pupuk organik maupun bahan olahan bernilai ekonomi tinggi. 🌿♻️
Mewujudkan pertanian kopi berkelanjutan, kegiatan Pelatihan Pengelolaan Limbah Kopi sekaligus Pembinaan Kelembagaan Petani Kopi sukses dilaksanakan pada Jumat, 25 September 2026. Pelatihan ini diikuti secara aktif oleh kelompok tani lokal, yakni Poktan Ijen Java Coffee dan Poktan Rejosari 7, yang berlokasi di Desa Sempol, Kecamatan Ijen.
Melalui pendampingan ini, para petani tidak hanya dibekali pengetahuan teknis mengenai tata cara mengolah kulit dan limbah cair sisa pemrosesan kopi agar tidak merusak lingkungan, tetapi juga diajak untuk memperkokoh tata kelola organisasi kelompok. Kelembagaan tani yang solid menjadi kunci utama dalam mempermudah akses kemitraan, permodalan, serta pemasaran produk hilir secara kolektif.
Diharapkan selepas kegiatan ini, para petani semakin memahami pentingnya pengelolaan limbah kopi secara tepat, sekaligus memperkuat kelembagaan dan kapasitas kelompok tani dalam mengembangkan potensi kopi lokal secara mandiri dan berkelanjutan.
☕ Kopi berkualitas, petani berdaya, lingkungan terjaga. 🌱
Indeks Kepuasan Masyarakat
Terima kasih atas penilaian yang telah anda berikan selama tahun 2025, masukan anda sangat bermanfaat agar DINAS PERTANIAN DAN PERTAHANAN PANGAN
terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat