Perkuat Persiapan Revalidasi UGGp Ijen 2026, Inovasi "LENGKUNG BERSEMI" di SMAN 2 Bondowoso Masuki Tahap Pendampingan Lanjutan
BONDOWOSO – Komitmen Kabupaten Bondowoso dalam mempertahankan predikat UNESCO Global Geopark (UGGp) Ijen terus melahirkan langkah-langkah inovatif. Pada Senin, 27 April 2026, agenda pendampingan lanjutan kembali digencarkan di SMA Negeri 2 Bondowoso dengan fokus pada optimalisasi program "LENGKUNG BERSEMI" (Lele-Kangkung dalam Ember Masa Kini).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya masif pemerintah daerah dalam mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan (sustainability) ke dalam sektor pendidikan sebagai salah satu pilar penilaian revalidasi UNESCO pada tahun 2026 mendatang.
Edukasi Praktis di Tengah Lahan Terbatas
Program LENGKUNG BERSEMI bukan sekadar budidaya biasa, melainkan sebuah laboratorium hidup bagi para siswa. Dengan memanfaatkan ember sebagai media budidaya ikan lele sekaligus tanaman kangkung secara akuaponik, sekolah berhasil menunjukkan solusi cerdas untuk:
Pemanfaatan Lahan Sempit: Membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk tetap produktif secara agraris.
Konsep Ramah Lingkungan: Mengajarkan siklus ekosistem mandiri yang minim limbah kepada generasi muda.
Pemberdayaan Ekonomi Kreatif: Memberikan wawasan kewirausahaan bagi siswa melalui hasil panen yang memiliki nilai jual.
Inovasi Lokal sebagai Instrumen Revalidasi Dunia
Pendampingan yang dilaksanakan pada 27 April ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan program agar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi budaya sekolah yang menetap. Keterlibatan aktif institusi pendidikan menjadi poin krusial dalam kriteria penilaian UNESCO, yang menekankan pada edukasi publik mengenai konservasi dan pemberdayaan potensi lokal.
"Semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan inovasi lokal inilah yang menjadi kekuatan kita. Melalui 'LENGKUNG BERSEMI', kita menunjukkan kepada dunia bahwa masyarakat Bondowoso—termasuk para pelajarnya—telah sadar dan bergerak nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan," ungkap tim pendamping di sela-sela kegiatan.
Menuju Kesuksesan Geopark Ijen 2026
Dengan berbagai inovasi kreatif yang terus digencarkan, Kabupaten Bondowoso optimistis dapat menyambut revalidasi UGGp Ijen dengan kesiapan maksimal. Integrasi antara sains, lingkungan, dan ekonomi yang tercermin dalam program ini diharapkan mampu memberikan kesan mendalam bagi para asesor UNESCO nantinya.
Melalui langkah kecil namun berdampak besar ini, SMAN 2 Bondowoso bersama pemerintah daerah membuktikan bahwa menjaga kelestarian bumi dapat dimulai dari lingkungan sekolah, sekaligus menjadi pilar pendukung bagi kesuksesan Ijen UNESCO Global Geopark di kancah internasional.
Rilis Pers: Bidang Penyuluhan Lokasi: SMA Negeri 2 Bondowoso Tanggal: 27 April 2026
Indeks Kepuasan Masyarakat
Terima kasih atas penilaian yang telah anda berikan selama tahun 2025, masukan anda sangat bermanfaat agar DINAS PERTANIAN DAN PERTAHANAN PANGAN
terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat