Masuki Hari Ke-4, Pelatihan Budidaya Tembakau di BPP Pakem Fokus pada Standarisasi Mutu dan Keberlanjutan
BONDOWOSO – Konsistensi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor perkebunan terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Pada Kamis, 7 Mei 2026, Pelatihan Budidaya Tembakau Tahun 2026 memasuki hari keempat yang kembali dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pakem, melibatkan para petani dari wilayah Kecamatan Pakem.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program strategis untuk mencetak petani tembakau yang tidak hanya produktif, tetapi juga mahir dalam menerapkan teknik budidaya berkelanjutan demi menjaga kualitas "emas hijau" kebanggaan daerah.
Penguatan Teknik Lapangan dan Manajemen Hama
Pada pelatihan hari keempat ini, para peserta diajak untuk lebih mendalami praktik lapangan yang krusial bagi keberhasilan panen. Materi intensif diberikan oleh para tenaga ahli dan penyuluh pertanian lapangan (PPL), yang meliputi:
Penyempurnaan Pengolahan Lahan: Teknik penataan bedengan dan pengaturan drainase untuk mencegah busuk akar.
Perawatan Tanaman Terpadu: Strategi pemupukan berimbang yang disesuaikan dengan karakteristik tanah di wilayah Pakem.
Pengendalian Hama dan Penyakit (OPT): Fokus pada pengenalan dini serangan hama serta penggunaan pestisida yang bijak dan sesuai dosis.
Inovasi Kualitas Panen: Metode pemetikan dan penanganan daun tembakau agar memiliki kadar air dan tekstur yang diinginkan oleh pihak industri.
Membangun Pertanian yang Mandiri dan Berdaya Saing
Kecamatan Pakem dikenal sebagai salah satu sentra penghasil tembakau dengan karakteristik yang unik. Melalui pelatihan ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan berkomitmen untuk memberikan pendampingan agar potensi tersebut dapat dioptimalkan melalui standarisasi teknik budidaya.
"Kami ingin petani di Kecamatan Pakem memiliki kesiapan penuh, mulai dari pemilihan bibit hingga pasca-panen. Dengan teknik yang baik dan berkelanjutan, produktivitas usaha tani akan meningkat, yang secara otomatis akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga petani," ujar perwakilan koordinator penyuluh di lokasi.
Optimisme Menuju Hasil Panen Unggul
Hingga hari keempat ini, antusiasme peserta tetap tinggi dalam menyerap setiap inovasi yang disampaikan. Kehadiran para petani dalam pelatihan ini menjadi bukti kuat adanya semangat kolaborasi untuk memajukan sektor perkebunan di Kabupaten Bondowoso.
Melalui sinergi yang terus dibina, diharapkan hasil panen tembakau tahun 2026 mampu memenuhi ekspektasi pasar dan memperkuat posisi Bondowoso sebagai daerah produsen tembakau berkualitas di kancah nasional.
Rilis Pers: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso Lokasi: BPP Pakem, Kecamatan Pakem Tanggal: 7 Mei 2026
Indeks Kepuasan Masyarakat
Terima kasih atas penilaian yang telah anda berikan selama tahun 2025, masukan anda sangat bermanfaat agar DINAS PERTANIAN DAN PERTAHANAN PANGAN
terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat