Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Tim Monev Pantau Penyaluran Bantuan Pangan di Empat Desa Kecamatan Wringin
BONDOWOSO – Guna menjamin efektivitas program perlindungan sosial, kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penyaluran bantuan pangan dilaksanakan secara intensif di wilayah Kecamatan Wringin pada Jumat, 24 April 2026. Peninjauan ini difokuskan pada empat titik strategis, yakni Desa Gubrih, Desa Ampelan, Desa Jatitamban, dan Desa Jambewungu.
Kegiatan ini merupakan langkah krusial pemerintah dalam mengawal distribusi logistik pangan agar benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang paling membutuhkan dengan standar 3T: Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, dan Tepat Waktu.
Pengawasan Ketat dan Transparansi
Dalam pelaksanaan Monev di lapangan, tim peninjau melakukan pengecekan langsung terhadap kualitas bahan pangan yang didistribusikan serta memverifikasi data penerima manfaat. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kendala administratif maupun teknis dalam proses penyaluran.
Fokus utama dari kegiatan evaluasi ini meliputi:
Akurasi Data: Memastikan data penerima manfaat sinkron dengan kondisi riil di lapangan.
Kualitas Komoditas: Menjamin bahwa bantuan pangan yang diterima masyarakat layak konsumsi dan bermutu baik.
Efisiensi Distribusi: Memantau ketepatan waktu pengiriman dari titik gudang hingga ke tangan warga.
Menyerap Aspirasi Masyarakat
Selain fungsi pengawasan, agenda Monev ini menjadi ruang dialog terbuka antara petugas dan warga. Tim di lapangan secara aktif menyerap aspirasi serta mencatat berbagai kendala yang dihadapi selama proses distribusi. Masukan dari masyarakat di Desa Gubrih hingga Jambewungu akan dijadikan bahan evaluasi penting untuk perbaikan sistem penyaluran pada periode berikutnya.
"Sinergi dan pengawasan yang ketat adalah kunci. Kita ingin memastikan bahwa bantuan ini bukan sekadar tersalurkan, tapi memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat untuk meringankan beban ekonomi mereka," ujar salah satu tim pengawas di lokasi.
Harapan Optimalisasi Program
Dengan adanya pengawasan yang konsisten, diharapkan program bantuan pangan di Kabupaten Bondowoso, khususnya di Kecamatan Wringin, dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan pendamping lapangan menjadi pilar utama dalam menciptakan ketahanan pangan yang inklusif.
Melalui langkah nyata ini, pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program bantuan sosial demi kesejahteraan masyarakat luas.
Rilis Pers: Tim Monitoring dan Evaluasi Bantuan Pangan Lokasi: Kecamatan Wringin, Bondowoso Tanggal: 24 April 2026
Indeks Kepuasan Masyarakat
Terima kasih atas penilaian yang telah anda berikan selama tahun 2025, masukan anda sangat bermanfaat agar DINAS PERTANIAN DAN PERTAHANAN PANGAN
terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat