Pelatihan Pembuatan MOL Induk di BPP Tangsil Tingkatkan Keterampilan Petani Kecamatan Tenggarang
Bondowoso, 22 Mei 2026 – Dalam upaya mendorong penerapan pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tangsil menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal) Induk yang diikuti oleh para petani dari Kecamatan Tenggarang pada Jumat (22/05/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi pupuk hayati alami berbasis mikroorganisme lokal sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas pertanian. Pemanfaatan MOL menjadi alternatif yang efektif dan ekonomis dalam mendukung sistem budidaya yang lebih sehat serta mengurangi ketergantungan terhadap input pertanian berbahan kimia.
Pelatihan menghadirkan narasumber yang berpengalaman, yaitu Srujiyanto, S.P. dari UPT Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur serta Buharto, Ketua P4S Bintang Tani Sejahtera.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai manfaat mikroorganisme lokal dalam meningkatkan kesehatan tanah dan tanaman, teknik pembuatan MOL induk, pemilihan bahan baku yang tepat, proses fermentasi, hingga cara penggunaan MOL pada berbagai komoditas pertanian. Selain sesi teori, peserta juga mengikuti praktik langsung sehingga dapat memahami dan menerapkan teknik pembuatan MOL secara mandiri.
MOL memiliki peran penting dalam memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aktivitas mikroorganisme yang bermanfaat, mempercepat penguraian bahan organik, serta membantu menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Dengan penggunaan MOL secara berkelanjutan, diharapkan produktivitas lahan pertanian dapat meningkat sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.
Antusiasme peserta selama pelatihan menunjukkan tingginya minat petani untuk mengadopsi teknologi pertanian yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di lahan masing-masing serta disebarluaskan kepada petani lainnya guna memperkuat penerapan pertanian berkelanjutan di wilayah Kecamatan Tenggarang.
Melalui kegiatan ini, petani diharapkan semakin mandiri dalam memanfaatkan sumber daya lokal untuk mendukung usaha tani yang produktif, efisien, dan berdaya saing. Sinergi antara petani, penyuluh, dan berbagai pihak terkait menjadi langkah penting dalam mewujudkan pertanian Bondowoso yang maju dan berkelanjutan.
🌱🌾 MOL untuk Tanah yang Sehat, Hasil yang Melimpah, dan Petani yang Mandiri. Bersama Wujudkan Pertanian Ramah Lingkungan demi Masa Depan yang Lebih Baik. ♻️💪🌿
Indeks Kepuasan Masyarakat
Terima kasih atas penilaian yang telah anda berikan selama tahun 2025, masukan anda sangat bermanfaat agar DINAS PERTANIAN DAN PERTAHANAN PANGAN
terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat