Pelatihan Pembuatan MOL Induk di BPP Gunung Anyar Tingkatkan Kapasitas Petani Kecamatan Tapen
Bondowoso, 20 Mei 2026 – Dalam upaya mendukung pengembangan pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gunung Anyar menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal) Induk yang diikuti oleh para petani dari Kecamatan Tapen pada Rabu (20/05/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi pupuk hayati alami berbasis mikroorganisme lokal. Pemanfaatan MOL menjadi salah satu alternatif teknologi pertanian yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam mendukung peningkatan kesuburan tanah serta produktivitas tanaman.
Materi pelatihan disampaikan oleh Srujiyanto, S.P. dari UPT Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur serta Buharto, Ketua P4S Bintang Tani Sejahtera. Kedua narasumber memberikan pemahaman mengenai konsep dasar mikroorganisme lokal, manfaatnya bagi pertanian, serta teknik pembuatan dan pengelolaan MOL yang dapat diterapkan secara mandiri oleh petani.
Selain mendapatkan materi teori, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan MOL induk menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh dari lingkungan sekitar. Melalui metode pembelajaran ini, petani diharapkan mampu memahami setiap tahapan proses pembuatan, mulai dari pemilihan bahan, proses fermentasi, hingga cara aplikasi yang tepat pada lahan pertanian.
Pemanfaatan MOL memiliki banyak manfaat, di antaranya meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah, mempercepat penguraian bahan organik, memperbaiki struktur tanah, serta meningkatkan ketersediaan unsur hara bagi tanaman. Dengan penggunaan pupuk hayati alami, petani juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sehingga biaya produksi menjadi lebih efisien dan lingkungan tetap terjaga.
Antusiasme peserta selama pelatihan menunjukkan tingginya kesadaran petani terhadap pentingnya penerapan teknologi pertanian yang berkelanjutan. Diharapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di lahan masing-masing serta ditularkan kepada petani lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Melalui kegiatan ini, petani Kecamatan Tapen diharapkan semakin mandiri dalam mengelola kesuburan tanah dan mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan demi mendukung kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Bondowoso.
🌱🌾 MOL untuk Pertanian yang Lebih Sehat, Produktif, dan Berkelanjutan. Bersama Membangun Petani Mandiri untuk Masa Depan Pertanian Bondowoso yang Lebih Maju. 💪♻️🌿
Indeks Kepuasan Masyarakat
Terima kasih atas penilaian yang telah anda berikan selama tahun 2025, masukan anda sangat bermanfaat agar DINAS PERTANIAN DAN PERTAHANAN PANGAN
terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat