Melestarikan Tradisi, Hari Kedua FKNT 2026 Gelar Lomba Rajang Tembakau Tradisional
BONDOWOSO – Kemeriahan Festival Kopi Nusantara (FKNT) #9 & Tembakau 2026 terus berlanjut di Alun-Alun RBA Ki Ronggo. Memasuki hari kedua pelaksanaan pada Sabtu (29/8/2026), perhelatan ini menggelar agenda unik yang menyedot perhatian banyak pengunjung, yakni Lomba Rajang Tembakau Tradisional.
Lomba rajang tembakau ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap keterampilan, ketelitian, dan keahlian tradisional para perajang tembakau lokal di Kabupaten Bondowoso. Teknik merajang daun tembakau secara manual menggunakan pisau perajang khusus (gobang) merupakan warisan turun-temurun yang menentukan tingkat ketipisan, kerapian, serta nilai estetika rajangan tembakau sebelum dikeringkan.
Selain menjadi ajang unjuk kebolehan para perajang terbaik dari berbagai wilayah, kompetisi ini menjadi sarana edukasi budaya dalam memperkenal tata cara penanganan pascapanen tembakau yang berkualitas tinggi. Menjaga kemurnian tradisi merajang dinilai penting untuk mempertahankan keunggulan mutlak mutu tembakau rajang khas Bondowoso di mata para pembeli dan pelaku industri tekstil rokok.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bondowoso berharap melalui lomba rajang tembakau ini, kearifan lokal yang sarat nilai sejarah dan ekonomi tersebut dapat terus terlestarikan hingga generasi mendatang. Dukungan dari segenap lapisan masyarakat menjadi kunci agar warisan budaya serta potensi ekonomi komoditas tembakau lokal kian kokoh dan membanggakan.
Indeks Kepuasan Masyarakat
Terima kasih atas penilaian yang telah anda berikan selama tahun 2025, masukan anda sangat bermanfaat agar DINAS PERTANIAN DAN PERTAHANAN PANGAN
terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat