Inovasi “LENGKUNG BERSEMI” di SMA Negeri 2 Bondowoso Dukung Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen 2026
Bondowoso, 18 Mei 2026 – Upaya mendukung persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen 2026 terus dilakukan melalui berbagai program inovatif yang mengedepankan aspek edukasi, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah pendampingan lanjutan budidaya Lele-Kangkung dalam Ember Masa Kini (LENGKUNG BERSEMI) yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bondowoso pada Senin (18/05/2026).
Program LENGKUNG BERSEMI merupakan inovasi budidaya terpadu yang mengombinasikan pemeliharaan ikan lele dan penanaman kangkung dalam satu media ember. Metode ini menjadi solusi pemanfaatan lahan terbatas yang sederhana, ramah lingkungan, serta mampu menghasilkan manfaat ganda berupa sumber pangan dan media pembelajaran bagi siswa.
Melalui kegiatan pendampingan ini, para siswa tidak hanya diperkenalkan pada teknik budidaya yang praktis dan berkelanjutan, tetapi juga diajak untuk memahami pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bijak. Konsep yang diterapkan selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang menjadi salah satu nilai penting dalam pengelolaan kawasan Geopark.
Selain sebagai sarana edukasi, program ini juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dengan biaya yang relatif terjangkau dan perawatan yang mudah, budidaya Lele-Kangkung dalam Ember dapat menjadi alternatif usaha produktif yang mendukung ketahanan pangan keluarga.
Kegiatan ini menunjukkan kuatnya sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan berbagai pihak dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini. Melalui inovasi sederhana namun berdampak nyata, para siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang peduli terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.
Pendampingan yang terus dilakukan menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat nilai-nilai edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi aspek penting dalam proses revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen 2026. Diharapkan berbagai inovasi lokal seperti LENGKUNG BERSEMI dapat menjadi contoh praktik baik yang mendukung pengakuan Geopark Ijen di tingkat internasional.
🌍🐟🌱 Melalui inovasi, edukasi, dan kolaborasi, kita wujudkan lingkungan yang lestari serta mendukung suksesnya Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen 2026 untuk masa depan yang berkelanjutan. ✨♻️🌿
Indeks Kepuasan Masyarakat
Terima kasih atas penilaian yang telah anda berikan selama tahun 2025, masukan anda sangat bermanfaat agar DINAS PERTANIAN DAN PERTAHANAN PANGAN
terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat